<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=2777564995792685&ev=PageView&noscript=1" />

Minggu ke-9

 

Perkembangan Bayi Anda

Ukurannya kini mendekati ukuran buah anggur dengan panjang kurang dari 2,5 cm dan berat sekitar 1 ons. Bentuknya sudah menyerupai manusia, sebab bagian-bagian tubuhnya yang paling esensial sudah muncul semua untuk kemudian disempurnakan pada bulan-bulan berikutnya. Perubahan mencolok lainya terjadi pada jantungnya yang kini sudah memiliki empat bilik dan katupnya yang sudah mulai terbentuk, serta hilangnya "ekor embrionik"-nya. Organ dalamnya, seperti otot dan saraf sudah mulai bekerja.

Tanda-tanda untuk mengetahui jenis kelaminnya masih belum terlihat jelas hingga beberapa minggu berikutnya. Meski kelopak matanya masih tertutup, tapi kedua matanya sudah terbentuk. Kelopak matanya akan terbuka pada minggu ke-27 nanti. Daun telinga mungilnya sudah terbentuk, begitu pula dengan mulut, hidung, dan lubang hidungnya yang kini sudah terlihat jelas.

Plasentanya berkembang baik dan sudah cukup waktu untuk memulai peran pentingnya memproduksi hormon. Secara fisik, saat ini bayi Anda sudah pada bentuk normalnya.

 

Perubahan Pada Tubuh Anda

Perut Anda mungkin sudah sedikit membesar, tapi Anda masih belum terlihat seperti ibu hamil. Emosi yang labil masih akan Anda alami pada minggu ini, tapi Anda sudah mulai terbiasa dengan itu. Gejolak emosi tersebut akan reda pada saat usia kehamilan Anda memasuki usia 6-10 minggu. Kebanyakan para ibu hamil mengalami hal tersebut pada trimester kedua, dan gejolak emosi tersebut akan muncul lagi pada usia hamil tua (trimester ketiga).

Waktu Yang Tepat Untuk Mengumumkan Kehamilan Anda Kepada Atasan dan Rekan Kerja Anda: Ada beberapa wanita hamil yang tanpa ragu mengumumkan kehamilannya di kantor meski ukuran bayinya baru sebesar biji kacang kedelai. Ada juga beberapa wanita hamil yang menunggu hingga usia kehamilannya memasuki trimester kedua, ketika kehamilannya sudah terbilang stabil sehingga resiko kegugurannya pun rendah. Lalu, kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk mengumumkan kehamilan Anda? Berikut adalah beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan Anda:

  • Apa Anda mengalami komplikasi? Jika iya, dan Anda perlu sering mengunjungi dokter untuk memastikan kondisi Anda dan bayi Anda, akan lebih melegakan jika Anda mengumumkan kehamilan Anda lebih awal.
  • Apa Anda mengalami penyakit tertentu? Jika Anda merasa sudah cukup menderita oleh mual dan muntah dengan frekuensi sering, sebaiknya Anda segera memberitakannya kepada atasan Anda. Mintalah toleransi keringanan pekerjaan selama Anda memasuki masa kritis pada usia muda kehamilan Anda. Biasanya, kondisi wanita hamil cenderung stabil pada usia trimester kedua.
  • Apakah pekerjaan Anda memiliki resiko yang tinggi? Jika iya, dan mengancam keselamatan Anda dan bayi Anda, maka segeralah meminta pengganti Anda dan sampaikan hal tersebut dengan cara yang baik.
  • Apakah atasan dan rekan kerja Anda mendukung kehamilan Anda? Hal ini tergantung budaya tempat kerja Anda. Hubungan pekerjaan antara Anda dengan atasan Anda selama ini akan berpengaruh. Jika Anda merasa yakin bahwa Anda merupakan pekerja profesional, pengumuman kehamilan Anda merupakan keuntungan yang dapat membantu Anda memperoleh kehamilan sehat dengan tingkat stres yang rendah.

 

Aktivitas Minggu Ini

Lakukan ritual harian untuk mempererat hubungan dengan bayi Anda. Sediakan waktu selama lima hingga sepuluh menit setiap hari untuk memikirkan bayi Anda. Cobalah untuk duduk tenang dan letakkan kedua lengan Anda di atas perut setelah bangun dan sebelum tidur. Selanjutnya, atur nafas dan mulai pikirkan tentang harapan, mimpi, dan bayangan Anda sebagai orang tua dari bayi Anda nanti. Ini adalah salah satu cara yang tepat untuk menjalin ikatan dengan bayi Anda dan akan membantu Anda mempersiapkan diri untuk menjadi orang tua yang baik.